Networking & Security

Alternatif Monitoring Jaringan Selain Cacti: Mana untuk Kebutuhan Apa

Sampul artikel: Alternatif Monitoring Jaringan Selain Cacti: Mana untuk Kebutuhan Apa

Pertanyaan "pakai alat apa" lebih mudah dijawab kalau pertanyaannya diperjelas: apa yang mau kita ketahui, dan seberapa cepat kita perlu tahu.

Tiga kebutuhan yang berbeda

KebutuhanAlat yang cocokAlasan
Riwayat trafik per port, sederhana, hemat sumber dayaCactiRRDtool menangani data deret waktu jangka panjang dengan penyimpanan kecil
Perangkat banyak, ingin pemantauan sekaligus penemuan otomatisLibreNMSModel perangkat siap pakai dan penemuan berbasis SNMP
Peringatan cepat dengan aturan rumit dan dasbor bebasZabbixMesin pemicu dan aksi yang dalam
Metrik aplikasi yang dicacah sendiriPrometheus + GrafanaCocok untuk angka internal yang tidak berasal dari SNMP

Yang biasanya menentukan di lapangan

Jumlah perangkat. Di bawah lima puluh perangkat, Cacti memadai dan paling ringan dirawat. Di atas dua ratus, penemuan otomatis dan templat perangkat LibreNMS menghemat banyak waktu penyiapan.

Seberapa rumit aturan peringatannya. Kalau peringatan masih seputar "port mati" dan "CPU tinggi", Cacti dengan thold atau LibreNMS cukup. Kalau butuh aturan berlapis, seperti "peringatkan hanya kalau trafik turun 60% dibanding jam yang sama minggu lalu", Zabbix lebih tepat.

Metrik aplikasi. Angka dari dalam aplikasi (jumlah antrean, waktu proses, galat per menit) tidak datang lewat SNMP. Di situ Prometheus dan Grafana lebih masuk akal, dan sering dipakai bersama alat jaringan, bukan menggantikannya.

Kesalahan yang sering terulang

  • Memasang dua alat pemantauan untuk hal yang sama, lalu tidak ada yang dipercaya ketika keduanya berbeda.
  • Menyalakan peringatan untuk semua metrik. Akibatnya semua orang berhenti membaca peringatan.
  • Tidak mencatat ambang batasnya berasal dari mana. Ambang tanpa alasan akan diubah-ubah tanpa arah.

Aturan yang kami pakai: satu alat untuk riwayat jaringan, satu alat untuk metrik aplikasi, dan setiap ambang peringatan dituliskan alasannya di catatan operasional.

Tag artikel ini

Tim Netvora

Menulis di Netvora Blog. Punya pertanyaan teknis soal artikel ini? Kirim ke info@netvora.co.id.