News & Updates

Catatan Pemeliharaan Server Triwulanan: Urutan yang Aman

Sampul artikel: Catatan Pemeliharaan Server Triwulanan: Urutan yang Aman

Pemeliharaan rutin paling sering gagal bukan karena satu langkah yang salah, melainkan karena urutannya keliru: ada pekerjaan yang seharusnya dikerjakan setelah cadangan, bukan sebelumnya.

Urutan yang kami pakai

Sebelum menyentuh apa pun

  1. Catat keadaan awal: versi paket, keluaran df -h, systemctl --failed, dan daftar layanan yang berjalan (ss -lntp).
  2. Uji satu pemulihan cadangan terakhir. Kalau pemulihannya gagal, tidak ada yang boleh dikerjakan lebih jauh sampai itu beres.
  3. Siapkan cara masuk cadangan: sesi SSH kedua yang tetap terbuka, atau konsol server dari panel penyedia.

Pekerjaan paket

dnf check-update
dnf upgrade --refresh

Perbarui tanpa me-reboot saat itu juga, kecuali kernel atau pustaka inti ikut berubah. Periksa dengan needs-restarting -r: jawaban "reboot required" saja yang perlu dijadwalkan reboot, bukan setiap pembaruan.

Sertifikat dan waktu

for d in /etc/letsencrypt/live/*/; do
  openssl x509 -in "$d/fullchain.pem" -noout -subject -enddate
done
timedatectl status

Selisih waktu selalu menyebabkan masalah TLS, dan gejalanya jarang menyebut waktu sebagai penyebab.

Ruang penyimpanan

df -h
du -xh --max-depth=1 /var/log | sort -h | tail -n 10
journalctl --disk-usage
journalctl --vacuum-time=30d

Kebijakan pembersihan log ditetapkan di sini, bukan saat disk sudah penuh.

Pemeriksaan layanan

systemctl --failed
systemctl is-enabled httpd nginx mariadb redis 2>/dev/null

Layanan yang mati dan tidak diaktifkan saat boot akan ketahuan hanya ketika server dinyalakan ulang di tengah malam. Periksa is-enabled sekarang.

Setelah selesai

  1. Jalankan pemeriksaan yang sama seperti sebelum mulai, lalu bandingkan hasilnya.
  2. Catat apa yang berubah, tanggal, dan siapa yang mengerjakan.
  3. Kalau ada reboot: periksa setiap layanan benar-benar hidup sendiri, dan tidak ada yang perlu dijalankan manual.

Yang kami tulis di catatan operasional

Catatan pemeliharaan berisi empat hal: apa yang diubah, keluaran sebelum dan sesudah, alasan perubahan, dan cara membatalkannya. Baris keempat paling sering dilewatkan, dan justru paling dibutuhkan ketika perubahan itu ternyata merusak sesuatu.

Tag artikel ini

Tim Netvora

Menulis di Netvora Blog. Punya pertanyaan teknis soal artikel ini? Kirim ke info@netvora.co.id.